Curug Jompong
December 10, 2008 – 11:24 amCurug, dalam bahasa Sunda berarti iar terjun. Sedangkan jompong berarti mojang atau remaja putri. Walaupun disebut curug, sebenarnya lebih tepat fisebut jeram.
Sejak air Danau Bandung purba bersentuhan dengan batuan intrusif di sini, maka secara evolutif, air yang halus itu menyayat batuan yang batuab yang tingkat kekerasannya cukup tinggi. Lama kelamaan, kehalusan air terbukti dapat mengalahkan kekerasan batuan beku, sehingga air Danau Bandung purba dapat melewati Pematang Tengah, yang berupa rangkaian gunung api tua yang berupa batuan intrusif (terobosan), berselang-seling antara jenis batuan desit, andesit, dan basal.
Itulah sebabnya nenek moyang masyarakat Bandung menamai tempat tersayatnya batuan intrusif yang keras itu Curug Jompong. Kekerasan rangkaian batuan intrusif itu dianalogikan sebagai mojang, sebagai gadis remaja yang kuat menjaga kehormatannya, yang kemudian tersayat oleh kehalusan air Danau Bandung purba. Selaput dara bumi Bandung tersayat, sehingga air Danau Bandung purba itu menembus batuan ini, dan air Danau BAndung purba sebelah timur mengering.
(Brhamantyo, Geowisata Sejarah Bumi Bandung, 2006)
2 Trackback(s)